Ras Penanding (kisah singkat)

1102016020_univ_lsr_xl

Wasiat ilmu ADAM yang di turunkan kepada anak cucu beliau lantas menjadikan mereka itu sebagai ‘dewa’. Tugas mereka adalah untuk mengurus, bukan untuk di sembah.

Tapi, akibat kebodohan manusia yang tidak mau menurut, mereka ini menyembah-nyembah manusiadewa’ ini dan jadikan mereka ini tuhan.

Akibatnya, mereka di musnahkan atau di hapuskan terus dari permukaan bumi. Kenapa harus mereka menyembah tuhan manusia sedangkan ALLAH itu selayaknya di sembah kerena DIAlah zat maha segala.

Sebelum kita masuk lebih dalam lagi, saya ingin menerangkan tentang ADAM sebelum ADAM. Hal ini memang memeningkan. Ditambah lagi jika muslim itu tidak mau ‘open-mind’. Saya heran kenapa muslim kini suka melemahkan kekuasaan ALLAH?!

Maksud saya adalah, andai kata seseorang ilmuwan itu mempelajari sesuatu di luar kebiasaan, lantas mereka berkata “mereka mau menantang tuhan”. Sebenarnya, mampukah kita menantang tuhan sedangkan DIA ‘laisakamislihi syaiun’ yakni tidak menyerupai mana satu pun maupun pemikiran.

Maksud sebenarnya ALLAH maha besar adalah, sehebat mana ciptaan manusia sekali pun atau sepelik mana sekali pun sesuatu hal itu, sesungguhnya itu adalah dari keizinannya. Tidak pernah manusia menantang DIA dan menghampiri kekuasaannya karena DIA melebihi segala.

Andai kata ilmuwan kini sedang mengkaji ‘god particle’, apakah itu ‘Tuhan’. Tentu saja tidak. Karena DIA tidak menyerupai apapun pun. Kemudian, muslim pula bising-bising menyatakan ‘jangan cabar tuhan’.

Apakah muslim mengerti apa yang mereka katakan itu. Siapa yang pernah menantang tuhan. Sesungguhnya manusialah yang menantang diri mereka sendiri.

Dari itu, cukuplah mengata orang lain sebagai ‘omong kosong’, takhayul ‘,’ syirik ‘,’ menantang tuhan ‘dan sebagainya karena sifat-sifat inilah yang menjatuhkan umat islam umumnya. Merekalah yang merendahkan kekuasaannya yang maha luas.

Andai kita dapat membangun teknologi yang mampu pergi ke penjuru angkasa sekali pun, tidak pernah mampu kita untuk mencapai tingkat kekuasaannya. Itulah di namakan izin DARINYA.

Berbalik pada perihal ADAM sebelum ADAM, adam itu adalah suatu nama bagi suatu perciptaan berupa manusia yang kita miliki sekarang. Berdasarkan komentar pada artikel sebelum ini, memang ya, ADAM di turunkan untuk memimpin generasi sebelumnya.

Sebenarnya, saya takut untuk membuka perihal itu karena mungkin menimbulkan fitnah kepada yang tidak pernah memahami.

Jadi, marilah saya buka satu kisah tentang asal usul sesuatu makhluk bernama Azazil. Kisah ini di ambil dari buku-buku terdahulu dan cerita orang-orang tua yang mengaji tentang sufi.

Pada suatu ketika dulu, ada satu bangsa yang suka berperang. Entah bagaimana, perang itu di sertai juga oleh para malaikat sehingga bumi menjadi rata dan tidak ada lagi kehidupan di atasnya.

Tapi, ajaibnya, ada seorang anak kecil masih hidup menangis-nangis mencari orangtuanya. Lantas, malaikat mengambilnya lalu di bawa ke langit. Azazil ini di besarkan dan menjadi seorang abid yakni seorang ahli ibadah yang cukup hebat.

Doanya selalu di perkenankan sehingga malaikat-malaikat pun datang meminta Azazil doakan untuk mereka. Pada suatu ketika, ALLAH ingin menciptakan sesuatu yang baru. Penciptaan ini di namakan sebagai ADAM.

Azazil naik ke atas dan melihat-lihat boneka ADAM yang masih tidak bernyawa itu dan menyentuhnya. Lalu wujudlah Pap Azazil pada bagian atas mulut dan bawah hidung kita pada hari ini.

Kemudian, di suatu bagian yang lain, para malaikat yang baru saja membangun bumi baru ini naik ke langit lantas melihat sesuatu di kaki langit. Ia tertera tentang akan ada seorang hamba ALLAH ini yang akan membelot dan di laknat oleh ALLAH.

Para malaikat menjadi takut dan menemui Azazil untuk doakan mereka. Azazil doakan para malaikat ini jauh dari kutukan itu tapi dia tidak mendoakan dirinya sendiri karena menganggap dirinya akan selamat.

Pada era kebangkitan ADAM, Azazil dan kuncu-kuncunya membelot dan membantah tentang konstruksi ADAM tambahan lagi di suruh untuk tunduk dan sujud. Akhirnya Azazil dan pengikutnya di burukan wajah mereka dan di halau keluar dari langit. Mereka inilah di namakan sebagai ‘fallen angle’.

Mereka inilah yang pertama sekali menempati bumi baru ini. Di dalam surga pula, Adam dan Hawa bergelak tawa. Tapi, di sudut dalam manusia, sebenarnya ada Pap ‘Azazil’ yang ego tadi lalu meresap kedalam diri.

Pap itulah yang mengoda ADAM dan HAWA sehingga memakan buah yang di larang. Peristiwa itu menyebabkan mereka berdua di halau keluar.

Pada kenyataannya, peristiwa itu hanyalah sebagai sebab musabab untuk ADAM dan HAWA keluar dari ‘surga’ menuju ‘Dunia’. Sejak awal penciptaan ADAM lagi, sudah di tentukan tujuannya untuk mengelola bumi dan menjadi pemimpin pada orang yang ingkar yakni golongan Fallen Angle tadi.

Sedikit info tentang orang Fallen angle, mereka ini bukanlah malaikat semata-mata. Tapi ada juga berupa makhluk yang terdahulu yang tidak di ketahui namanya. Azazil bila di turunkan ke bumi lantas dia di kenali sebagai IBLIS atau LUCIFER.

Golongan yang ada sebelum turunnya ADAM yang sempurna itu kebanyakkannya masih primitive dan tidak suka kepada konsolidasi dan ketuhanan. Mungkin dari situ juga, terjadi pencampuran genetic ‘fallen angle’ dan manusia lantas memwujudkan ‘nefilim’ atau si raksasa.

Selain itu juga, pencampuran genetic itu juga dengan hewan menghasilkan generasi‘mutant’ bertubuh kehewanan. Inilah di sebut sebagai duyung dan lain-lain. Bumi baru ketika itu di penuhi dengan berbagai makhluk yang cukup berbeda.

Fantasy-Art-Yulin-Yao-Shining-and-the-darkness

Jarak turunnya IBLIS dan turunnya ADAM tidak di ketahui tapi mungkin memakan waktu ribuan tahun dunia, karena perbedaan sehari dunia dan sehari ‘akhirat’ adalah seribu tahun.

Oleh karena itu, reproduksi dan penyebaran makhluk-mahkluk yang berkeliaran ini menyebabkan bumi tidak seimbang. Seorang pemimpin harus di angkat dengan segera.

Oleh karena itulah, turunnya ADAM dan HAWA. Mereka turun sebagai pemimpin pada manusia hybrid dari campuran ‘fallen angle’ dan spesies lain yang di ciptakan di bumi baru sebelum penurunan ADAM.

Sejauh itulah yang saya dengar dan jika ingin lebih, kalian harus mencari dan mempelajarinya sendiri. ADAM yang di beri ilmu segala itu kemudian mewariskan ilmu ‘segala nama’ kepada anak cucunya yang haq.

Anak cucu inilah yang menjadi dewa-dewa yang di kenali pada catatan-catatan peradaban kuno. Tapi, di kabarkan juga, ada anggota yang mendapatkan ilmu ini dan aplikasikan menurut hawa nafsu.

Lantas terbinalah kecanggihan fisik yang berlandaskan materialistic. Jadi, pada era itu, ada dua golongan dewa.

  • Dewa yang mengurus dunia dengan petunjuknya.
  • Dewa yang ingin membangun dunia sebagai surga.

Maka, terjadilah ‘pertengkaran’ sampai sekarang. inilah di namakan sebagai ‘light and dark’.Pertempuran ini selalu terjadi sampai sekarang.

Pada era satu bangsa yakni pada era kepemimpinan anak cucu adam yang berhasil menyatukan segala makhluk, kehidupan mereka cukup hebat. Baik dari segi spiritual dan fisik. Emas itu umpama mainan saja.

Ada juga kota-kota yang mengambang di udara. Kota di bawah laut dan di atas gunung. Seorang raja mengamati saja dari atas gunung akan kawasan di mana, di bawahnya ada ribuan ikan paus bermain riang sambil di perhatikan oleh beberapa manusia di dasar laut itu.

Gambaran kehidupan itu seperti fantasi. Saya mendapatkan tampilan ini melalui keadah ‘channeling’. Tapi, sejak berlakunya era ‘light and dark’, benua yang canggih itu terpecah dua dan saling bertelingkahan dan di akhiri dengan peristiwa perang besar.

Pada era itu juga, bukan hanya ‘Atlantis’ atau ‘Lemuria’ saja yang ada tapi masih ada lagi wilayah-wilayah lain yang hebat seperti peradaban ‘Ramayana’ yang di sebut dalam kitab hindu.

Tapi, janganlah kita pusing untuk memikirkan lokasi-lokasi mereka ini dengan berlandaskan peta sekarang. ternyata ketika zaman dahulu, peta mereka cukup lain dan di kabarkan peta bumi berlapis dua. Mungkin itulah di sebut sebagai kayangan. Apapun, kita tinggalkan tentang itu.

Kemudian, peristiwa banjir besar terjadi akibat dari peperangan itu lantas menenggelamkan segala yang ada. Bahtera NUH yang besar (mungkin lagi besar dari bahtera 04 dalam film 2012), mendarat di daratan yang kini dikenal sebagai Asia Barat.

Dari situ, mulailah kehidupan yang baru di mana, manusia-manusia hybrid di hapuskan (atau di sembunyikan). Yang tinggal hanyalah manusia dari keturunan Adam dan hewan-hewan yang di selamatkan. Bertebaranlah mereka membangun kehidupan yang baru.

Di suatu tempat yang lain pula, benua yang baru saja tenggelam itu membiarkan tanah paling tinggi mereka tidak di tenggelami air. Jadi, wujudlah apa yang kita saksikan sekarang ini sebagai tanah ‘Nusantara’.

Tanah-tanah tinggi ini sebelumnya pernah di diami oleh para dewa-dewa pada era ADAM dan era ‘light and dark’. Tapi, sejak peninggalan NUH, tanah ini kosong dan menunggu kepulangan penduduk aslinya. Tapi kapan mereka akan pulang ke pangkuan tanah ‘dewa’ini?

home-of-middle-earth

Kesimpulan dari pada artikel kali ini

1. Umat sebelum ADAM adalah makhluk-makhluk hybrid dan ‘fallen angle’ yang harus di pimpin.

2. Ada beberapa era sebelum terjadinya peristiwa banjir besar NUH yakni

  • Kedatangan ‘fallen angle’ dan pencampuran genetik yang tidak seimbang
  • Era kedatangan ADAM dan anak cucunya dalam proses penyebaran manusia-manusia sempurna
  • Era penyatuan segala jenis manusia (ras) dan munculnya ‘dewa-dewa’
  • Era pemisahan ‘light and dark’ (dewa manajer dan dewa keduniaan)
  • Era wilayah-wilayah peradaban dunia terhebat (Atlantis, Lemuria, Ramayana dan lain-lain)
  • Kehancuran era ADAM dan dimulailah era manusia semata-mata

Banyak persoalan yang masih bermain di pikiran. Apa yang terjadi pada ‘fallen angle’ pada era ADAM sampai sekarang? kemana perginya dewa-dewa yang pernah mendiami tanah dewa yakni nusantara ini?

Apa itu peta dunia berlapis dua? Apa pula itu kayangan? Sebesar mana bahtera NUH itu? Kemana perginya ilmu wasiat ADAM?

Lisensi dari : >Sahabat bilik Ghaib<.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s